Bersiaga di Jalan Jakarta

Jan 25

Bersiaga di Jalan Jakarta

Pada mulanya, saya ingin optimis dengan jalanan Jakarta. Tapi sesudah banyak perempuan diperkosa di mikrolet dan dicabuli di Trans Jakarta, setelah banyak orang dirampok atau dicopet di Kopaja atau Metromini, dan sesudah Xenia Maut yang dikendarai perempuan gendut itu menewaskan sembilan orang, saya tahu alasan untuk optimis itu hampir-hampir habis. Akhirnya, kita...

Read More

Pak Bual

Jan 12

Pak Bual

Dua tahun lalu, saat datang ke kos-kosan saya di Jakarta, Pak Bual adalah orang yang saya jumpai pertama kali. Kos-kosan itu terdiri dari dua lantai, di mana lantai pertama terdiri dari tiga rumah petak sementara lantai kedua berisi kamar kos berjumlah 12 buah. Siang itu, saya melihat Pak Bual sedang berada di rumah petaknya yang terletak paling ujung, dekat dengan...

Read More

Debu yang Menanggung Duka

Dec 29

Debu yang Menanggung Duka

Sesudah lebih dari 70 tahun, Goenawan Mohamad akhirnya menerbitkan sebuah buku utuh untuk kali pertama. Sebelum ini, kita tahu, buku-buku Goenawan selalu berupa kumpulan—kumpulan puisi, kumpulan esai, kumpulan Catatan Pinggir di Majalah Tempo, kumpulan naskah lakon, kumpulan esai setengah jadi, kumpulan kutipan dari esainya, dan, yang paling menggelikan, kumpulan...

Read More

Harapan dan Momentum Mesuji

Dec 21

Harapan dan Momentum Mesuji

Pekan lalu, dari Jumat sampai Minggu, saya mengunjungi wilayah Mesuji yang masuk dalam dua provinsi, Lampung dan Sumatra Selatan, untuk meliput seputar konflik di sana. Sejak awal, niatan saya tidak pernah muluk-muluk: saya hanya ingin mendapatkan gambaran nyata perihal konflik itu, dengan validitas yang bisa dipertanggungjwabkan. Ini kelihatannya merupakan soal...

Read More

Tugas Sedih Sondang Hutagalung

Dec 11

Tugas Sedih Sondang Hutagalung

Seorang pejuang tidak hanya dihargai dari hasil yang dicapainya, tapi juga dari niatan awalnya. Dengan keyakinan semacam itulah saya ingin menyampaikan rasa salut dan hormat untuk Sondang Hutagalung, mahasiswa Universitas Bung Karno, Jakarta, yang membakar diri di depan Istana Merdeka pada Rabu, 7 Desember lalu, demi meneriakkan sebuah protes. Kita tidak pernah...

Read More

Switch to our mobile site