Foto Keluarga

Sep 13

Foto Keluarga

Pada hari ketika ia dinyatakan meninggal dunia secara medis, aku melihat ayah masuk ke dalam foto keluarga yang digantung di ruang makan rumah kami. Kulihat ia melayang-layang sebentar, menatap lekat-lekat wajahnya sendiri di potret besar itu, lalu tanpa ragu masuk ke dalamnya. Saat semua itu terjadi, jenazah ayah sudah selesai dikuburkan, dan hampir semua tamu telah...

Read More

Lelaki Laut

Feb 25

Lelaki Laut

fiksi Aku akan memanggilmu Cemara dan kau bisa memanggilku Laut. Kau tak perlu mengetahui namaku sebagaimana aku tak membutuhkan namamu. Jika sebuah nama diperlukan untuk membuat seseorang menengok saat kita memanggilnya, maka sama sekali kita tak membutuhkannya. Sejak saat ini, kita bisa saling berjanji bahwa aku akan menoleh saat kau memanggil dengan sebutan Laut...

Read More

Dialog-dialog Menjelang Berangkat

Feb 06

Dialog-dialog Menjelang Berangkat

fiksi “Sebentar lagi, setelah pintu itu ditarik tutup dan kereta melaju, segalanya mungkin akan berubah.” Aku mengatakannya dengan ragu-ragu, takut kau akan mengubah pendirianmu. Tapi kau diam saja, seolah tidak akan terjadi apa-apa. Ada senyum di bibirmu yang bertekstur lembut itu, bersanding dengan kecuekan yang tidak dibuat-buat. Kau merapatkan jaketmu,...

Read More

Ajakan, Ke Atas, Langit, dan Surga

Dec 06

Ajakan, Ke Atas, Langit, dan Surga

fiksi pertama di blog ini 1. “Ayo ikut denganku!” “Ke mana?” “Ke atas.” “Maksudamu?” “Ke langit.” “Ke langit?” “Maksudku, ke surga.” “Aku pikir-pikir dulu.” 2.Sudah tiga kali aku mimpi semacam itu. Sebuah suara yang khas dan penuh wibawa, sebundar cahaya yang utuh menyala, dan sesosok tubuh tegap yang samar-samar. Aku kurang paham apa...

Read More

Switch to our mobile site