Guyon Jelata Ala Yogya

Apr 08

Guyon Jelata Ala Yogya

Suara dagelan adalah suara Tuhan. Inilah kesimpulan yang diambil—dengan cengengesan tentu saja—oleh sekelompok pelawak yang bersepakat membentuk Laskar Dagelan. Merasa resah karena akhir-akhir ini tak pernah mendapat job untuk melawak, tiga pelawak plus empat orang dari profesi yang berbeda—seperti abdi dalem keraton, penjual gudeg, mahasiswa, dan penjual batu...

Read More

Sanikem Tak Henti Melawan

Mar 31

Sanikem Tak Henti Melawan

“Lihat rumah itu. Mulai sekarang, itu bukan lagi rumahmu.” Di atas andong yang hendak membawa mereka pergi, kalimat itulah yang dikatakan Sastrotomo pada anaknya, Sanikem. Hari itu, saat Sanikem berusia 14 tahun, Sastrotomo membawanya pergi dari rumah mereka dan menjualnya ke seorang administratur pabrik gula bernama Herman Mellema dengan imbalan 25 Gulden....

Read More

Salah Paham Zonder Lentera

Feb 20

Salah Paham Zonder Lentera

Sebuah sepeda tanpa lentera bisa berakibat pada pergantian pemimpin. Itulah yang terjadi ketika Willem Tan dan Johan Liem pulang pada suatu malam setelah menonton pertandingan sepakbola. Dua pelajar itu naik sebuah sepeda zonder lentera alias tanpa lampu—sebuah perbuatan yang melanggar tata tertib lalu-lintas masa itu. Apesnya, di tengah jalan, keduanya bertemu...

Read More

Mimpi Manis Ikal dan Lintang

Dec 24

Mimpi Manis Ikal dan Lintang

Setelah lomba yang mendebarkan itu, Lintang mengayuh sepeda bututnya ke rumah. Senyum tersungging di bibirnya, sementara tangan kanannya menggenggam piala. Ia baru saja membuat SD Muhammadiyah Gantong, tempatnya belajar selama ini, menang atas SD PN Timah dalam perlombaan cerdas cermat. Ia ingin memamerkan piala itu pada ayah dan dua adik perempuannya. Tapi sampai...

Read More

Nyanyi Sunyi Penderita AIDS

Nov 05

Nyanyi Sunyi Penderita AIDS

Nasib adalah kesunyian masing-masing. Dulu sekali, penyair Chairil Anwar pernah memaklumatkan hal itu. Kini, ketika berbaring dengan nafas tersengal-sengal di sebuah rumah sakit, Galileo Kastoebi mungkin merasakannya juga. Ia seorang yang dengan cepat bermetamorfosa: dari pengusaha muda kaya raya dan banyak teman, menjadi pria kesepian yang menderita. Pangkal soalnya...

Read More

Hasrat dan Pengabdian Edhi Sunarso

Sep 19

Hasrat dan Pengabdian Edhi Sunarso

Lelaki itu berbaring telungkup dengan satu kaki ditekuk. Kepalanya bersandar pada pangkuan seorang perempuan yang sedang duduk bersimpuh di depannya. Posisi tubuh si perempuan tampak pasrah, sementara sang lelaki terlihat sangat nyaman dengan posisi badannya. Seorang lelaki lain, dengan posisi sedikit menungging, sedang memijat punggung si lelaki yang telungkup dari...

Read More

Switch to our mobile site