Huruf-huruf yang Kembali ke Bumi

Oct 23

Huruf-huruf yang Kembali ke Bumi

Dalam hal pendobrakan terhadap konvensi estetik lama dalam dunia puisi, kita harus belajar pada Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, Sutardji Colzum Bachri, Afrizal Malna, dan tentu saja Joko Pinurbo. Tapi dalam hal mendekati dan mengintimi puisi, maka seorang penyair harus kita sebut: Acep Zamzam Noor. Penyair kelahiran Tasikmalaya ini, saya kira, adalah salah satu...

Read More

Pamflet Paling Buruk Tentang Bagaimana Menumbuhkan Semangat

Oct 20

Pamflet Paling Buruk Tentang Bagaimana Menumbuhkan Semangat

pada: p Setiap manusia mungkin punya waktu untuk berhenti. Tapi kalaupun yang demikian itu benar adanya, maka manusia yang baik adalah manusia yang berhenti sejenak saja. Ia berhenti untuk menghela sedikit napas, mengistirahatkan otot dan otaknya, atau sekedar melihat pemandangan yang menimbulkan kelegaan dan semangat. Setelah itu semua, manusia yang baik adalah...

Read More

Malin Kundang di Tapal Batas

Oct 20

Malin Kundang di Tapal Batas

Kalau benar bahwa—seperti dinyatakannya sendiri—Goenawan Mohamad adalah seorang Malin Kundang, maka ia adalah Malin Kundang yang tak pernah sepenuhnya “pergi” dan oleh karena itu, ia juga tak sepenuhnya “durhaka”. Hamid Basyaib, dalam pengantar Kumpulan Esei GM, “Setelah Revolusi Tak Ada Lagi”, menyebut bahwa GM adalah “orang Barat yang lahir di...

Read More

Kau dan Permainan Mendeskripsikan Apel

Oct 18

Kau dan Permainan Mendeskripsikan Apel

pada: as kupandang kelam yang merapat ke sisi kita;siapa itu di sebelah sana, tanyamu tiba-tiba(malam berkabut seketika); barangkali menjemputkubarangkali berkabar penghujan itu (Sapardi Djoko Damono) Kalau ada penyair Indonesia yang mampu bicara tentang kematian dengan begitu liris sekaligus mencekam, maka dia adalah Sapardi Djoko Damono. Penyair senior ini memang...

Read More

Marquez, Kafka, Bung Pram, Maafkan Saya!

Oct 18

Marquez, Kafka, Bung Pram, Maafkan Saya!

Kalau Anda pernah membaca sebuah buku tapi merasa bahwa tak semua bagian dari buku itu menarik sehingga kemudian mengambil kesimpulan bahwa hanya ada bagian kecil dari buku itu yang menarik, maka Anda sama seperti saya. Saya baru saja selesai membaca sebuah buku dan mengambil kesimpulan yang demikian. Untunglah, buku itu adalah buku yang saya beli di sebuah bazar...

Read More

Switch to our mobile site